Friday, May 22, 2009

ANUGERAH KAAFFAH DARI ALLAH AZZA WA JALLA

ANUGERAH KAAFFAH DARI ALLAH AZZA WA JALLA

Tak satupun manusia tak berdosa
Menebarkan derita bagi dirinya
Memakari Allah Azza Wa Jalla
Yang bahkan selalu mengasihinya

Namun Beliaulah Majikan alam semesta
Maka Beliaulah juga Pengampunnya
Karena semuanya tentulah ciptaanNya
Asalkan saja ia menghamba kepadaNya

Manusia dipersilahkan memikirkan semua hal
Beriman bagi muslim adalah juga berakal
Maka telah jelaslah perihal haram dan halal
Dan di antaranya, mutasyabihatlah hal-ikhwal

Dan barangsiapa bersedia menjaganya
Ia membersihkan kehormatan dan agamanya
Berhati yang baik, baiklah juga kehidupannya
Syukurilah dan jalanilah, anugrah kaaffah dariNya

Jakarta, 20 Mei 2009, 23.23 WIB

Dari Anas bin Malik rodhiallahu ‘anhu dia berkata:

Aku mendengar Rasulullah sholallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Alloh subhanahu wa ta’ala berfirman, “Wahai anak Adam, sepanjang engkau memohon kepada-Ku dan berharap kepada-Ku akan Aku ampuni apa yang telah kamu lakukan. Aku tidak peduli. Wahai anak Adam, jika dosa-dosamu setinggi awan di langit kemudian engkau meminta ampunan kepada-Ku akan Aku ampuni. Wahai anak Adam, sesungguhnya jika engkau datang membawa kesalahan sebesar dunia, kemudian engkau datang kepada-Ku tanpa menyekutukan Aku dengan sesuatu apapun, pasti Aku akan datang kepadamu dengan ampunan sebesar itu pula.” (HR. Tirmidzi, ia berkata, ”hadits ini hasan shahih.”)

An-Nu'man bin Basyir berkata:

"Saya mendengar Rasulullah SAW bersabda, 'Yang halal itu jelas dan yang haram itu jelas, dan di antara keduanya terdapat hal-hal musyabbihat (syubhat / samar, tidak jelas halal-haramnya), yang tidak diketahui oleh kebanyakan manusia. Barangsiapa yang menjaga hal-hal musyabbihat, maka ia telah membersihkan kehormatan dan agamanya. Dan, barangsiapa yang terjerumus dalam syubhat, maka ia seperti penggembala di sekitar tanah larangan, hampir-hampir ia terjerumus ke dalamnya. Ketahuilah bahwa setiap raja mempunyai tanah larangan, dan ketahuilah sesungguhnya tanah larangan Allah adalah hal-hal yang diharamkan-Nya. Ketahuilah bahwa di dalam tubuh ada sekerat daging. Apabila daging itu baik, maka seluruh tubuh itu baik; dan apabila sekerat daging itu rusak, maka seluruh tubuh itu pun rusak. Ketahuilah, dia itu adalah hati.'" (HR. Bukhari)

QS Al Baqarah ayat 208 (2:208):

Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam (sistem Manajemen) Islam keseluruhan (kaaffah), dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu.

QS Ibrahim ayat 7 (14:7):

Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih."

QS Ath Thaalaq ayat 10 (65:10):

Allah menyediakan bagi mereka azab yang keras, maka bertakwalah kepada Allah hai orang-orang yang mempunyai akal; (yaitu) orang-orang yang beriman. Sesungguhnya Allah telah menurunkan peringatan kepadamu.

QS Az Zumar ayat 18 ((39:18):

Yang mendengarkan perkataan lalu mengikuti apa yang paling baik di antaranya[*]. Mereka itulah orang-orang yang telah diberi Allah petunjuk dan mereka itulah orang-orang yang mempunyai akal.

[*] Maksudnya ialah mereka yang mendengarkan ajaran-ajaran Al Quran dan ajaran-ajaran yang lain, tetapi yang diikutinya ialah ajaran-ajaran Al Quran karena ia adalah yang paling baik.

QS Ash Shaff ayat 2-3 (61:2-3):

Wahai orang-orang yang beriman, kenapakah kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan? Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan.

QS An Nisaa’ ayat 82 (4:82):

Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al Quran? Kalau kiranya Al Quran itu bukan dari sisi Allah, tentulah mereka mendapat pertentangan yang banyak di dalamnya.

QS Al Waaqi’ah ayat 81 (56:81):

Maka apakah kamu menganggap remeh saja Al Quran ini?

QS Al Baqarah ayat 23 (2:23):

Dan jika kamu (tetap) dalam keraguan tentang Al Quran yang Kami wahyukan kepada hamba Kami (Muhammad), buatlah [*] satu surat (saja) yang semisal Al Quran itu dan ajaklah penolong-penolongmu selain Allah, jika kamu orang-orang yang benar.

[*] Ayat ini merupakan tantangan bagi mereka yang meragukan tentang kebenaran Al Quran itu tidak dapat ditiru walaupun dengan mengerahkan semua ahli sastera dan bahasa karena ia merupakan mukjizat Nabi Muhammad SAW.

Sebaik-baik urusan adalah yang pertengahannya (yang adil atau tidak berlebih-lebihan). (HR. Al-Baihaqi)

Di dalam ilmu Fisika, "Gaya (tekanan, stress) yang bekerja terhadap sesuatu (benda) yang berada dalam keadaan setimbang (seimbang) adalah (disetarakan atau dianggap) nol (tak berarti)"

Di dalam ilmu Fisika, "Energi tak dapat diciptakan dan tak dapat dimusnahkan"

Di dalam Islam, Allah adalah Al Awwal dan Al Akhir (Asma'ul Husna).

QS Al Fajr 27-30 (89:27-30):

"Hai jiwa yang tenang/Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhai-Nya/Maka masuklah ke dalam jama'ah hamba-hamba-Ku/Masuklah ke dalam syurga-Ku."

Inilah penghargaan Allah SWT kepada hamba-hambanya yang beriman, yang mencari dan menjalani anugerah yang menyeluruh-kaaffah, yang berada dalam ketenangan, yang berada dalam keadaan setimbang, yang melewati ujian dengan iman; maka ia insya Allah akan bersama Beliau, Allah SWT Al Awwal al Akhir, Sumber segala jenis energi.

Jika ada kesalahan adalah dari saya, jika ada kebenaran adalah dari Allah Azza Wa Jalla.

Shadaqallahul adhiim

WWW

Dhaiful Abdullah: ATM
Jakarta, 20 Mei 2009

No comments:

Post a Comment